Kopi Kurangi Resiko Kanker Kulit
Ganti Gula dengan Makanan Mentah
Semua karbohidrat (tepung, kentang, umbi, beras, pati) akan dipecah menjadi gugus gula (glukosa). Kenaikan jumlah gula dalam darah secara otomatis akan memerintahkan tubuh mengeluarkan hormon insulin. Fungsi insulin adalah menjaga kadar gula agar tetap pada level aman.
Namun, jika kadar gula melonjak tinggi, insulin yang dihasilkan pankreas juga meroket. Otomatis tugas pankreas makin berat. Insulin ini akan menekan gula dan menyimpan gula dalam otot dan hati. Tetapi kapasitas otot dan hati terbatas. Kelebihan gula dalam darah akan diubah menjadi lemak.
Artinya tubuh gemuk bukan berarti karena mengonsumsi banyak lemak, tetapi mengonsumsi banyak gula. Agar asupan tubuh sesuai dengan kebutuhan, perlu pola makan atau diet.
Kita perlu mengubah pola makan. Sangat mungkin kita sakit karena mengonsumsi makanan yang kita doyan (menuruti lidah), bukan yang dibutuhkan oleh badan. Diet bukan hanya berdasarkan pada pantangan atau karena tidak boleh. Karena diet seperti ini tak akan bertahan lama. Mulai sekarang ubah pola makan secara sadar untuk memilih sehat dan sembuh dengan menghindari mengonsumsi gula.
Kecuali gula yang berasal dari sayur dan beberapa buah. Karena kadar gula yang tinggi dalam aliran darah akan menciptakan radikal bebas dan selanjutnya menyebabkan kolesterol buruk (LDL) teroksidasi dan hingga kemudian menimbulkan plak atau endapan pada dinding pembuluh darah.
Dokter Tan Shot Yen pemilik klinik Wellbeing di Serpong, Tangerang, Banten, menyerukan, kini saatnya mengubah pola makan dengan menyantap makanan mentah lagi.
Mengapa? Makanan matang atau mengolah makanan dengan memasak adalah produk kebudayaan. Jika makan demi kesehatan, kita harus kembali ke DNA kita. Pada dasarnya manusia hanya makan dedaunan dan sayuran mentah. Saat ditemukan api, kemudian kompor, barulah dimulai peradaban manusia termasuk cara makan dan cara memasak makanan hingga sekarang.
Hindari Minuman Dingin Saat Berbuka
Tangkal Penyakit dengan Tempe
TRIBUNNEWS.COM - Dalam padanan gizi ternyata tempe juga memiliki manfaat yang sama dengan yoghurt. Tempe mengandung asam fitat rendah, vitamin b12, protein siap cerna dan mengandung isivlavon.
Segarnya Air Kelapa untuk Kesehatan
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Sebaiknya mulai saat ini Anda harus lupakan dulu minuman bersoda, kafein, jus buah atau sport drink. Kini saatnya mengenal khasiat air kelapa. Bukan hanya mengandung mineral, air kelapa juga kaya akan nutrisi, bahkan di daerah terpencil air kelapa bisa digunakan sebagai pengganti cairan infus.
Kopi Bisa Memperkecil Payudara Wanita?
Hasil studi terbaru oleh penelitian ilmuwan asal Swedia pada tahun 2008 menemukan bahwa para wanita yang minum tiga cangkir kopi dalam sehari bisa mempengaruhi stabilitas payudara.
“Minum kopi dapat memiliki pengaruh besar pada ukuran payudara,” kata Helena Jernstroem, dosen di onkologi eksperimental Lund University di Swedia, seperti dilansir news.com.au, Jumat (18/2/2011).





